News

JD Vance Dikabarkan Kembali Pimpin AS dalam Negosiasi Kedua dengan Iran

Washington (KABARIN) - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance dikabarkan akan kembali memimpin delegasi AS dalam putaran kedua negosiasi dengan Iran apabila dilaksanakan nantinya, kata laporan media CNN.

Pada Selasa, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa putaran berikutnya dari negosiasi antara Washington dan Teheran dapat berlangsung dalam dua hari ke depan di Pakistan.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Pada Sabtu (11/4), Iran dan Amerika Serikat memulai pembicaraan di Islamabad setelah Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Teheran terkait gencatan senjata selama dua pekan.

Namun pada Ahad (12/4) pagi, Wapres Vance menyatakan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan dalam perundingan tersebut dan delegasi AS kembali tanpa hasil.

Menyusul gagalnya dialog, Trump menyampaikan bahwa AS akan mulai memblokade Selat Hormuz dan meminta Angkatan Laut AS mengejar dan mencegat kapal-kapal yang membayar untuk melewati selat tersebut.

Trump mengkonfirmasi bahwa blokade tersebut mulai berlaku pada Senin (13/4) pukul 14:00 GMT (21:00 WIB).

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: